Coretan 017, pertemuan cinta dan kehidupan.

Ketika masih duduk di bangku sekolah, banyak dari kami yang merasa terbebani dengan banyaknya tugas dan PR yang harus dikerjakan. Di luar itu, kisah klasik Hubungan, Asmara di zaman sekolah terkadang menjadi momen yang tak akan pernah terlupakan. Bahkan hal yang tabu untuk diceritakan

Cinta adalah sebuah karunia dari Tuhan yang di berikan kepada setiap umat manusia. Banyak yang bahagia karena cinta banyak pula yang menangis karena cinta. Cinta akan menjadi tema kehidupan yang takkan pernah usang untuk di bahas. Apalagi di kalangan muda, cinta merupakan tema pokok dalam kehidupan.

Sedikit coretan dari kisah kami semasa bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK N1 mawasangka tengah), bagi masyarakat buton tengah akan tidak Asing lagi dengan nama sekolah, tepatnya di pinggir jalan poros kecamatan mawasangka tengah desa lalibo.

Masa-masa sekolah memang sangat berarti dan akan selalu terkenang di hati. Ada waktunya kamu dan teman-temanmu melakukan hal-hal yang konyol. Pun ada kalanya tidak bertegur sapa lantaran masalah yang sepele. Hal-hal tersebutlah yang kemudian menjadi kenangan manis pada masa sekolah. Sehingga, rasanya akan sangat berat apabila harus berpisah.Meskipun takdir merupakan garisan nasib yang ditulis oleh Tuhan, Ketika takdir berbicara, Tak ada orang yang bisa mengubahnya. Ya, begitulah setidaknya. Bagi diantara kami (017), Yang poros jalan kehidupannya masih panjang untuk sebuah suksesi dunia, Tak ada kata untuk tidak membagi cerita, pikiran, dan pengalaman.

“Selamat tinggal hanya untuk mereka yang mencintai dengan mata mereka. Karena bagi mereka yang mencintai dengan hati dan jiwa tidak ada yang namanya perpisahan. ” – Rumi

Tinggalkan komentar